<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/2.3.2" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>Cahya's Website</title>
	<link>http://cahya.890m.com</link>
	<description>sepatah kata sejuta makna</description>
	<pubDate>Wed, 18 Jun 2008 06:44:43 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.3.2</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Perubahan</title>
		<link>http://cahya.890m.com/?p=10</link>
		<comments>http://cahya.890m.com/?p=10#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Jun 2008 06:44:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>

		<category><![CDATA[perubahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahya.890m.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[Seringkali kita sulit melihat kemungkinan positif yang diberikan oleh sebuah perubahan. Mungkin kita merasa cukup nyaman namun tak sepenuhnya bahagia dengan hal-hal yang kita jalani. Bukankah segalanya telah berjalan dengan baik, mengapa harus berubah? Hanya bila kita tak puas dengan keadaan, atau berani mengambil resiko, barulah kita mau melakukan perubahan.
Bagaimana pun, perubahan bisa menjadikan keadaan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seringkali kita sulit melihat kemungkinan positif yang diberikan oleh sebuah perubahan. Mungkin kita merasa cukup nyaman namun tak sepenuhnya bahagia dengan hal-hal yang kita jalani. Bukankah segalanya telah berjalan dengan baik, mengapa harus berubah? Hanya bila kita tak puas dengan keadaan, atau berani mengambil resiko, barulah kita mau melakukan perubahan.</p>
<p>Bagaimana pun, perubahan bisa menjadikan keadaan lebih baik. Perubahaan memberikan keuntungan, berupa, pengalaman baru, persepsi baru, pengetahuan baru, perluasan cakrawala pandang, dan banyak lagi.</p>
<p>Tentu selalu ada resiko gagal; sesuatu tak berjalan sebagaimana harapan. Mungkin kita merasa jengkel atau buang-buang waktu saja. Bila begitu, maka jangan coba-coba menjelaskannya pada Thomas Alfa Edison! Sejarah mencatat bahwa Edison melakukan lebih dari 1000 kegagalan sebelum berhasil menemukan bola lampu.</p>
<p>Bayangkan diri kita berhasil melakukan perubahan. Semakin sering kita memiliki gambaran positif, maka semakin dekat kita dengan perubahan, dan merasa nyaman serta gembira dengannya. (<strong><em>CJ Lockman Hall, M.A.</em></strong>)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahya.890m.com/?feed=rss2&amp;p=10</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Selalu Ada Sisi Baik</title>
		<link>http://cahya.890m.com/?p=9</link>
		<comments>http://cahya.890m.com/?p=9#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Jun 2008 09:08:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>

		<category><![CDATA[baik]]></category>

		<category><![CDATA[sisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahya.890m.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Jadilah pihak yang selalu optimis dan berusaha untuk melihat kesempatan di setiap kegagalan. Jangan bersikap pesimis yang hanya melihat kegagalan di setiap kesempatan. Orang optimis melihat donat, sedangkan orang pesimis melihat lubangnya saja.
Kita dapat mengembangkan keberhasilan dari setiap kegagalan. Keputusasaan dan kegagalan adalah dua batu loncatan menuju keberhasilan. Tidak ada elemen lain yang begitu berharga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jadilah pihak yang selalu optimis dan berusaha untuk melihat kesempatan di setiap kegagalan. Jangan bersikap pesimis yang hanya melihat kegagalan di setiap kesempatan. Orang optimis melihat donat, sedangkan orang pesimis melihat lubangnya saja.</p>
<p>Kita dapat mengembangkan keberhasilan dari setiap kegagalan. Keputusasaan dan kegagalan adalah dua batu loncatan menuju keberhasilan. Tidak ada elemen lain yang begitu berharga bagi kita jika saja kita mau mempelajari dan mengusahakannya bekerja untuk kita.</p>
<p><em><strong>Pandanglah setiap masalah sebagai kesempatan. Hanya bila cuaca cukup gelaplah kita bisa melihat bintang. </strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahya.890m.com/?feed=rss2&amp;p=9</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Rayakan Keberhasilan Bersama</title>
		<link>http://cahya.890m.com/?p=8</link>
		<comments>http://cahya.890m.com/?p=8#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Jun 2008 02:03:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>

		<category><![CDATA[bersama]]></category>

		<category><![CDATA[keberhasilan]]></category>

		<category><![CDATA[rayakan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahya.890m.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[Bagilah keberhasilan kita. Seberapa pun keberhasilan yang kita akui, pasti tak luput dari peran serta orang lain. Mereka membukakan pintu dan kesempatan, meski kita tak  menyadarinya. Mereka menunjukkan jalan dan menuntun kita, melalui kesalahan-kesalahan yang mereka perbuat. Diam-diam kita pun mengambil banyak pelajaran dan keuntungan dari mereka. Bila demikian, apa makna keberhasilan bagi kita? Hadiah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagilah keberhasilan kita. Seberapa pun keberhasilan yang kita akui, pasti tak luput dari peran serta orang lain. Mereka membukakan pintu dan kesempatan, meski kita tak  menyadarinya. Mereka menunjukkan jalan dan menuntun kita, melalui kesalahan-kesalahan yang mereka perbuat. Diam-diam kita pun mengambil banyak pelajaran dan keuntungan dari mereka. Bila demikian, apa makna keberhasilan bagi kita? Hadiah yang pantas diterima? Atau, sesuatu yang patut dibagi pada setiap orang? <strong><em>Keberhasilan takkan kekurangan arti bila kita mau merayakan bersama orang-orang sekitar kita</em></strong>.</p>
<p>Seorang pemain basket melakukan <em>&#8220;coast</em> <em>to coast</em>&#8221; dan mencetak angka sambil meliuk gemilang. Hebatkah ia? Pelatih yang jeli justru mengacungkan jempol pada ke empat pemain lainnya. Karena, merekalah yang menyediakan ruang tembak kosong dengan menghadang seluruh pemain lawan hingga tak berkutik. Amati sekali lagi apa yang kita nyatakan sebagai keberhasilan. Apakah semata-mata hasil jerih payah upaya kita sendiri? Atau Kita mampu melihat begitu banyak orang telah menyediakan jalan itu pada kita?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahya.890m.com/?feed=rss2&amp;p=8</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Berhati-hatilah Dalam Bernegosiasi</title>
		<link>http://cahya.890m.com/?p=7</link>
		<comments>http://cahya.890m.com/?p=7#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Jun 2008 03:20:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[smiley]]></category>

		<category><![CDATA[bernegosiasi]]></category>

		<category><![CDATA[hati-hati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahya.890m.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Seorang pengusaha sedang asyik memancing di sebuah danau terpencil dan berhasil menangkap seekor ikan berwarna perak. Ternyata itu adalah ikan ajaib. Ketika ditarik ke atas perahu, ikan itu berkata, &#8220;Tolong. Aku akan mati bila tidak segera kau kembalikan ke dalam air. Sebagai imbalannya aku akan mengabulkan tiga permintaanmu.&#8221;
&#8220;Hemm, aku ingin enam permintaan,&#8221; kata pengusaha itu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seorang pengusaha sedang asyik memancing di sebuah danau terpencil dan berhasil menangkap seekor ikan berwarna perak. Ternyata itu adalah ikan ajaib. Ketika ditarik ke atas perahu, ikan itu berkata, &#8220;Tolong. Aku akan mati bila tidak segera kau kembalikan ke dalam air. Sebagai imbalannya aku akan mengabulkan tiga permintaanmu.&#8221;</p>
<p>&#8220;Hemm, aku ingin enam permintaan,&#8221; kata pengusaha itu menawar.</p>
<p>&#8220;Aku tidak memiliki cukup kekuatan,&#8221; kata ikan perak itu sambil terengah-engah. &#8220;Cepat! Katakan tiga permintaanmu.&#8221;</p>
<p>&#8220;Tidak. Aku hanya mau menerima empat permintaan. Empat permintaan adalah tawaran minimumku,&#8221; jawab pengusaha.</p>
<p>&#8220;Ayolah,&#8221; ikan perak itu mulai kehabisan nafas. &#8220;Aku tak tahan lagi. Aku hanya bisa mengabulkan tiga permintaamu. Katakan apa yang kau inginkan. Cepat!&#8221;</p>
<p>&#8220;Baiklah,&#8221; kata pengusaha sambil menghela nafas, &#8220;Kau menang, tapi kau harus mengabulkan semua permintaanku sebelum aku mengembalikan kau ke dalam air. Setuju?&#8221;</p>
<p>Tidak ada jawaban. Ikan perak itu tergeletak dengan tenang di atas lantai perahu - mati.<br />
(<em><strong>The Jokesmith</strong></em>)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahya.890m.com/?feed=rss2&amp;p=7</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Singkirkan Ketakutan, Raihlah Kebebasan</title>
		<link>http://cahya.890m.com/?p=6</link>
		<comments>http://cahya.890m.com/?p=6#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Jun 2008 03:16:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>

		<category><![CDATA[kebebasan]]></category>

		<category><![CDATA[ketakutan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahya.890m.com/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[Jalan keberhasilan ini adalah milik kita. Pada saat kita menyadari bahwa kita bertanggungjawab penuh atas segala sesuatunya, dan kita tak menemukan alasan apa pun untuk menyalahkan orang lain, di saat itulah kita menemukan jalan kita sendiri. Di saat itulah kita menyadari kebebasan dan hilangnya ketakutan. Hanya kita yang mampu memikul hidup kita, bukan orang lain.
Bila [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jalan keberhasilan ini adalah milik kita. Pada saat kita menyadari bahwa kita bertanggungjawab penuh atas segala sesuatunya, dan kita tak menemukan alasan apa pun untuk menyalahkan orang lain, di saat itulah kita menemukan jalan kita sendiri. Di saat itulah kita menyadari kebebasan dan hilangnya ketakutan. Hanya kita yang mampu memikul hidup kita, bukan orang lain.</p>
<p>Bila kita menganggap hidup adalah suatu tugas, tunaikanlah. Bila kita menganggap hidup adalah beban, pikullah. Bila kita menganggap hidup adalah harta karun yang tak terhingga, berbagilah. Kerjakan yang terbaik dari diri kita. Tujuan hidup akan kita temukan di saat kita menjalani perjalanan kita. Dan yang terpenting, kita tak kan menemukan apa-apa bila diam tak melakukan sesuatupun.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahya.890m.com/?feed=rss2&amp;p=6</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Lipan Yang Tak Bisa Menari Lagi</title>
		<link>http://cahya.890m.com/?p=5</link>
		<comments>http://cahya.890m.com/?p=5#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Jun 2008 04:23:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<category><![CDATA[dileburkan]]></category>

		<category><![CDATA[dirasakan]]></category>

		<category><![CDATA[keindahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahya.890m.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Alkisah ada seekor lipan yang sangat pandai menari dengan seratus kakinya. Setiap kali lipan itu menari, semua hewan di hutan berkumpul untuk melihatnya. Mereka sangat terkesan dan kagum pada tariannya yang indah. Tapi ada satu hewan yang tidak senang melihat lipan menari; yaitu kura-kura.
&#8220;Bagaimana aku bisa membuat lipan itu berhenti menari?&#8221; pikir kura-kura itu. Tentu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alkisah ada seekor lipan yang sangat pandai menari dengan seratus kakinya. Setiap kali lipan itu menari, semua hewan di hutan berkumpul untuk melihatnya. Mereka sangat terkesan dan kagum pada tariannya yang indah. Tapi ada satu hewan yang tidak senang melihat lipan menari; yaitu kura-kura.</p>
<p>&#8220;<em>Bagaimana aku bisa membuat lipan itu berhenti menari?</em>&#8221; pikir kura-kura itu. Tentu ia tidak boleh mengatakan begitu saja bahwa ia tidak menyukai tarian lipan. Bahkan ia pun tidak mungkin mengatakan bahwa ia sendiri dapat menari lebih baik, karena itu jelas tidak benar. Akhirnya kura-kura menemukan sebuah rencana jahat.</p>
<p>Kura-kura duduk dan menulis surat kepada lipan.</p>
<p>&#8220;<em>Wahai lipan yang tiada tara, aku adalah seorang pengagum tarianmu yang sangat indah. Aku ingin mengetahui bagaimana kamu melakukannya tarianmu. Apakah kamu mengangkat kaki kirimu nomor 28, kemudian kaki kananmu nomor 39? Atau apakah kamu mulai mengangkat kaki kananmu nomor 17 sebelum kamu angkat kaki kirimu nomor 44? Aku menanti jawabanmu dengan penuh harap. Hormat saya, Kura-kura</em>.&#8221;</p>
<p>Ketika lipan itu membaca suratnya, segera saja dia mulai memikirkan tentang apa yang sebenarnya dia lakukan ketika sedang menari. Kaki mana yang diangkatnya lebih dulu? Dan sesudah itu kaki mana lagi? Aah, betapa rumitnya memikirkan hal itu. Akhirnya, malah lipan itu tidak pernah bisa menari dengan baik lagi!</p>
<p><strong>Pojok Renungan</strong>:<br />
<em>Keindahan adalah untuk dirasakan dan dileburkan dalam diri bukan untuk dipikirkan apalagi dihitung-hitung di atas kertas teori</em>. (adapted from <strong><em>Sophie&#8217;s World - Jostein Gaarder</em></strong>)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahya.890m.com/?feed=rss2&amp;p=5</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Rahasia Kesuksesan</title>
		<link>http://cahya.890m.com/?p=4</link>
		<comments>http://cahya.890m.com/?p=4#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Jun 2008 09:15:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[smiley]]></category>

		<category><![CDATA[kesuksesan]]></category>

		<category><![CDATA[rahasia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahya.890m.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Tuan, apa rahasia kesuksesan anda?&#8221; tanya seorang wartawan pada seorang
presiden direktur perusahaan terkemuka.
&#8220;Dua kata.&#8221;
&#8220;Apakah itu, tuan?&#8221;
&#8220;Keputusan tepat!&#8221;
&#8220;Lalu, bagaimana tuan bisa membuat keputusan tepat?&#8221;
&#8220;Satu kata.&#8221;
&#8220;Apakah itu, tuan?&#8221;
&#8220;Pengalaman!&#8221;
&#8220;Lalu, bagaimana tuan bisa mempunyai pengalaman itu?&#8221;
&#8220;Dua kata.&#8221;
&#8220;Apakah itu, tuan?&#8221;
&#8220;Keputusan salah!&#8221;
Smiley&#8230;! Apa arti benar dan salah? Kita bisa mengambil keputusan yang tepat, karena kita belajar dari sesuatu yang salah.
(Disadur dari: [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Tuan, apa rahasia kesuksesan anda?&#8221; tanya seorang wartawan pada seorang<br />
presiden direktur perusahaan terkemuka.</p>
<p>&#8220;Dua kata.&#8221;</p>
<p>&#8220;Apakah itu, tuan?&#8221;</p>
<p>&#8220;Keputusan tepat!&#8221;</p>
<p>&#8220;Lalu, bagaimana tuan bisa membuat keputusan tepat?&#8221;</p>
<p>&#8220;Satu kata.&#8221;</p>
<p>&#8220;Apakah itu, tuan?&#8221;</p>
<p>&#8220;Pengalaman!&#8221;</p>
<p>&#8220;Lalu, bagaimana tuan bisa mempunyai pengalaman itu?&#8221;</p>
<p>&#8220;Dua kata.&#8221;</p>
<p>&#8220;Apakah itu, tuan?&#8221;</p>
<p>&#8220;Keputusan salah!&#8221;</p>
<p><strong><em>Smiley&#8230;! Apa arti benar dan salah? Kita bisa mengambil keputusan yang tepat, karena kita belajar dari sesuatu yang salah.</em></strong><br />
(Disadur dari: Unknown)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahya.890m.com/?feed=rss2&amp;p=4</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Lakukan Yang Berguna Meski Sederhana</title>
		<link>http://cahya.890m.com/?p=3</link>
		<comments>http://cahya.890m.com/?p=3#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Jun 2008 08:54:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>

		<category><![CDATA[motivasi berguna sederhana]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cahya.890m.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini coba cari barang, yang menurut kita paling sepele, di rumah kita. Mungkin kita bisa mulai dari tutup tube pasta gigi yang tak terpakai. Coba perhatikan bagaimana bentuknya. Kita akan temukan sebuah bentuk yang sangat menarik; ukuran yang pas dengan pegangan, desain yang mantab, dengan ulir di bagian dalam yang teliti dan tepat. Pernahkah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini coba cari barang, yang menurut kita paling sepele, di rumah kita. Mungkin kita bisa mulai dari tutup tube pasta gigi yang tak terpakai. Coba perhatikan bagaimana bentuknya. Kita akan temukan sebuah bentuk yang sangat menarik; ukuran yang pas dengan pegangan, desain yang mantab, dengan ulir di bagian dalam yang teliti dan tepat. Pernahkah kita membayangkan, pasti ada seseorang yang bermalam-malam memikirkan bagaimana merancang barang sekecil itu agar bisa digunakan? Pernahkah kita membayangkan juga, pasti ada orang lain yang berhari-hari bahkan berminggu-minggu menyiapkan cetakan, menguji sampai menghantarkannya ke hadapan kita.</p>
<p>Sebelum kita buang barang yang tampaknya begitu sederhana, temukan sesuatu yang luar biasa yang menjadikannya terwujud dengan baik. Yaitu, sebuah usaha keras manusia. Usaha keras untuk menghadirkan barang yang bermanfaat bagi kemudahan dan kesejahteraan hidup kita. Dan, memang itulah tugas utama kita pada sesama: menjadi sesuatu yang berguna, meski apa yang kita lakukan itu tampaknya begitu sepele.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cahya.890m.com/?feed=rss2&amp;p=3</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- www.000webhost.com Analytics Code -->
<script type="text/javascript" src="http://analytics.hosting24.com/count.php"></script>
<noscript><a href="http://www.hosting24.com/"><img src="http://analytics.hosting24.com/count.php" alt="web hosting" /></a></noscript>
<!-- End Of Code -->
